Cetak Pemimpin Umat, Pemuda Hidayatullah NTT Gelar Rakerwil I dan LTC Perdana
KUPANG – Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Hidayatullah Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I yang dirangkaikan dengan Leadership Training Center (LTC). Agenda tahunan yang berlangsung di Kupang pada Sabtu (18/7/2026) ini menjadi momen krusial yang tidak hanya berfokus pada penyusunan program kerja, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi bagi para kader muda di wilayah NTT.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah NTT, Ustaz Nurdin Potok, S.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menekankan agar program kerja yang disusun mampu memberikan dampak nyata bagi umat. Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan kapasitas kader. “Kami berharap kader pemuda tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga secara spiritual sebagai roh pergerakan kita. Dengan begitu, mereka betul-betul menjadi pemimpin umat yang berintegritas,” ujarnya.
Rakerwil kali ini mengusung tema "Pemuda Hidayatullah NTT Menggerakkan Bangsa". Tema besar tersebut diharapkan menjadi motivasi kuat bagi seluruh kader untuk terus bergerak memajukan bangsa.
Ketua Panitia, Usman Lahal, menjelaskan bahwa setelah Rakerwil, kegiatan akan langsung dilanjutkan dengan pelatihan da'i muda melalui LTC. Sebagai angkatan perdana, pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta dengan mengusung tema "Da'i Muda Berdaya, NTT Emas 2045". "LTC ini bertujuan melatih da'i muda yang mandiri, berdaya saing, berintegritas, serta konsisten menegakkan nilai Islam. Karena ini perdana, ini menjadi langkah awal kita untuk program-program yang berdampak bagi umat sekitar," jelas Usman.Ketua PW Pemuda Hidayatullah NTT, Takdir Abdul Syukur, menambahkan bahwa organisasi kepemudaan ini memposisikan diri sebagai inkubator kepemimpinan yang fokus pada rekrutmen dan pembinaan. Menurutnya, Pemuda Hidayatullah harus menjadi wadah utama bagi generasi muda untuk belajar dan bertumbuh.
Harapan besar juga datang dari Pengurus Pusat. Wakil Sekretaris Jenderal PP Pemuda Hidayatullah, Supriyanto Refra, S.Sos., C.Math, menegaskan bahwa Pemuda Hidayatullah di NTT harus mampu hadir sebagai pemecah masalah (problem solver) atas berbagai persoalan umat di daerah tersebut. Ia berpesan agar kader di NTT bergerak secara progresif namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai keimanan.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat tersebut kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Aba Haji Soleh, Imam Masjid Darul Hijrah Madani, Kota Kupang.