"Ketika Lembaga Paling Kritis Pun Harus Mengakui: Amran Sulaiman Masuk Jajaran Menteri Kinerja Terbaik Versi Celios!"
Oleh: Ketua Umum PP Pemuda Hidayatullah
Di tengah iklim politik nasional yang diwarnai perdebatan tajam serta sorotan kritis terhadap kabinet, fakta objektivitas kinerja adalah satu-satunya hal yang tidak bisa dibantah. Rapor evaluasi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran yang dirilis oleh Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memberikan kejutan sekaligus penegasan penting bagi publik Indonesia.
CELIOS lembaga kajian independen yang selama ini dikenal sangat kritis, objektif, dan tanpa kompromi terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah menempatkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di posisi kedua menteri dengan kinerja terbaik melalui skor positif 140. Penilaian ini menjadi sangat monumental karena memisahkan Amran dari mayoritas pejabat lainnya yang justru mengantongi skor rendah hingga negatif.
Apresiasi Pemuda Hidayatullah: Dedikasi Nyata di Garis Depan Ketahanan Pangan
Sebagai representasi elemen pemuda yang senantiasa mengawal kedaulatan bangsa dan kesejahteraan masyarakat bawah, Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan dukungan penuh tanpa ragu kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Bagi kami, pengakuan dari lembaga sekritis CELIOS bukanlah sekadar angka statistik, melainkan bukti otentik bahwa kerja keras, keberanian memberantas mafia pangan, serta komitmen mencetak swasembada pangan yang dilakukan Mentan Amran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat dan diakui oleh para peneliti independen.
Mentan Amran Sulaiman telah membuktikan bahwa memimpin kementerian strategis tidak cukup hanya dengan wacana. Dibutuhkan ketegasan, keberpihakan pada petani lokal, serta eksekusi lapangan yang presisi.
Bukti Konsistensi: Data Rekam Penilaian dari Berbagai Lembaga Survei
Keberhasilan Mentan Amran di Rapor CELIOS bukanlah kebetulan semata, melainkan buah dari konsistensi kinerja yang tercermin dalam berbagai riset independen terpercaya lainnya:
- Rapor Kinerja Menteri Versi CELIOS (2026) : Menempatkan Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Kinerja Terbaik Ke-2 dengan skor 140, berada di jajaran teratas menteri yang mendapatkan apresiasi positif publik di tengah sorotan ketat terhadap kabinet.
- Survei Indikator Politik Indonesia : Mencatatkan tingkat kepuasan publik (public satisfaction) terhadap kinerja Mentan Amran Sulaiman yang menembus angka 84,9% salah satu yang tertinggi di jajaran Kabinet Merah Putih.
- Hasil Riset IndexPolitica : Dalam asesmen kinerja sektoral, Mentan Amran meraih skor 91 (Skor Tertinggi di Kabinet) berkat kejelasan indikator output dan outcome di sektor pertanian yang dapat diverifikasi secara data faktual.
- Survei Lembaga Peneliti Indonesia (Adidaya Institute & PPI): Menempatkan Mentan Amran Sulaiman di posisi teratas sebagai menteri berkinerja paling memuaskan publik, di mana alasan utama responden memilih beliau adalah terobosannya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Dukungan Penuh Pemuda Hidayatullah untuk Kedaulatan Pangan
Kedaulatan pangan adalah fondasi utama pertahanan dan martabat suatu bangsa. Pemuda Hidayatullah menyakini bahwa generasi muda harus berada di garda terdepan mendukung pejabat-pejabat berintegritas yang bekerja tulus demi perut rakyat banyak.
Kami berpesan dan berkomitmen:
- Terus Mendukung Mentan Amran Sulaiman : Agar tidak surut langkah dalam melakukan reformasi pertanian, digitalisasi sektor tani, sektor peternakan dan pembelaan terhadap nasib para petani dan peternak di seluruh pelosok Nusantara.
- Mengajak Seluruh Elemen Pemuda : Untuk mengawal ketahanan pangan nasional dan menjadikan kerja nyata Mentan Amran sebagai inspirasi kepemimpinan yang berdampak (impactful leadership).
Ketika kawan maupun pengkritik paling keras pun angkat topi terhadap kinerjanya, maka tidak ada alasan bagi pemuda untuk tidak berdiri bersama langkah-langkah kebaikan yang sedang diikhtiarkan demi Indonesia yang mandiri dan berdaulat pangan!
Maju Terus Pertanian Indonesia!
Jakarta, 18 Oktober 2026
Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah
