News Breaking
PHTV
wb_sunny

Breaking News

Dari Samarinda, Muswil IX Pemuda Hidayatullah Kaltim Gaungkan "Pemuda Berdaya Indonesia Emas 2045"

Dari Samarinda, Muswil IX Pemuda Hidayatullah Kaltim Gaungkan "Pemuda Berdaya Indonesia Emas 2045"

Samarinda — Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-9 di Aula Bapeltan, Samarinda, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi pemuda dakwah dalam memperkuat peran dan kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

Muswil IX berlangsung selama dua hari, 26–27 Januari 2026, dan diikuti oleh perwakilan Pengurus Daerah Pemuda Hidayatullah dari 10 kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Kegiatan internal ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Hanifuddin Chaniago, yang memberikan arahan secara daring.

Mengusung tema “Pemuda Berdaya Indonesia Emas 2045”, Muswil dibuka secara resmi oleh Ketua DPW Hidayatullah Kalimantan Timur, Ustadz Hizbullah Abdullah Said. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemuda Hidayatullah memiliki keunikan historis karena lahir bersamaan dengan organisasi induknya pada tahun 2000.

 “Pemuda Hidayatullah ini unik. Ia lahir bersamaan dengan induknya. Artinya, sejak awal pemuda sudah menjadi bagian penting dari denyut perjuangan Hidayatullah,” ujar Ustadz Hizbullah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tantangan perjuangan pemuda hari ini tidak selalu bersifat simetris. Menurutnya, persoalan terbesar yang dihadapi pemuda adalah ketidakberdayaan di tengah peluang yang sebenarnya terbuka luas.

 “Hukum perjuangan itu selalu asimetris. Tantangan kita hari ini bukan sekadar kekurangan, tapi ketidakberdayaan. Karena itu pemuda harus bangkit dan mengambil peran,” tegasnya.

Ustadz Hizbullah juga mendorong pemuda untuk mampu mengisi ruang-ruang kosong di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan dinamika demokrasi di masyarakat.

 “Ruang-ruang itu ada di sekitar kita. Teknologi informasi berkembang sangat cepat, demokrasi terus bergerak. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton,” katanya.

Ia menekankan bahwa kekuatan utama pemuda bukan hanya pada kapasitas intelektual, tetapi juga pada adab dan akhlak.

 “Adab itu inheren dengan pemuda. Al-Qur’an dan pengetahuan yang benar akan melahirkan adab. Dari adab inilah lahir kepemimpinan yang membawa keberkahan,” pungkasnya.

Selain Muswil, kegiatan ini juga dirangkai dengan Musyawarah Daerah (Musda) Gabungan Pengurus Pemuda Hidayatullah se-Kalimantan Timur sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan sinergi antar daerah.

Melalui Muswil IX ini, Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur diharapkan mampu melahirkan arah gerak organisasi dan kepemimpinan yang berdaya, beradab, dan siap berkontribusi aktif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Tags