News Breaking
PHTV
wb_sunny

Breaking News

Arahan Strategis Ketua Umum Pemuda Hidayatullah dalam Rakerwil Kaltim di Bontang: Instruksikan Kader Gagas Aksi Nyata dan Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Emas

Arahan Strategis Ketua Umum Pemuda Hidayatullah dalam Rakerwil Kaltim di Bontang: Instruksikan Kader Gagas Aksi Nyata dan Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Emas



Bontang — Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur (PW Pemuda Hidayatullah Kaltim) secara resmi menggelar agenda akbar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang ditandai dengan upacara pembukaan khidmat di Aula Disporapar Kota Bontang pada Senin, 22 Juni 2026. Mengusung tema besar “Pemuda Menggerakkan Bangsa”, perhelatan strategis ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan pejabat daerah, di antaranya Wali Kota Bontang yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Anwar Sadat, S.P., Kepala Disporapar Kota Bontang Eko Mashudi, S.T., Ketua KNPI Kota Bontang Indra Wijaya, S.Pd., serta Ketua Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Drs. Nurdin AR. Selain itu, forum konsolidasi ini juga dihadiri langsung oleh seluruh jajaran pengurus daerah dari 10 kabupaten dan kota di seluruh penjuru Kalimantan Timur. Dalam sambutan pembukanya, Ketua PW Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur, Muhammad, S.Kom., memberikan penekanan khusus mengenai urgensi menyatukan persepsi dan langkah strategis demi menjawab berbagai tantangan masa depan yang kian kompleks. Langkah ini dinilai sangat krusial, terutama dalam menyambut momentum historis hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur yang dipastikan membawa gelombang perubahan masif di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Untuk merekatkan soliditas seluruh kader, Muhammad secara cerdas mengadopsi falsafah lokal masyarakat Bontang, yaitu “Besai Berintai”, sebuah ungkapan arif yang memiliki makna mendalam berupa spirit untuk mendayung bersama-sama secara beriringan. Ia menegaskan bahwa melalui semangat Besai Berintai ini, seluruh elemen Pemuda Hidayatullah harus bergerak satu komando dalam mendayung bahtera organisasi guna mencapai kemaslahatan bersama serta mewujudkan tujuan-tujuan mulia di tanah Kalimantan Timur. Nilai-nilai kearifan lokal tersebut, menurut Muhammad, sangat selaras dengan jati diri dan khittah perjuangan Hidayatullah yang sejak awal berdiri selalu mengedepankan prinsip berjamaah dan gotong royong dalam setiap aspek pergerakannya. Semangat kebersamaan inilah yang kemudian diperkuat oleh arahan ideologis dari Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Hanifuddin Chaniago, S.E., yang menginstruksikan dengan tegas agar para pemuda tidak hanya cakap dalam berteori atau mahir bernarasi di ruang publik, melainkan harus mampu mengejawantahkannya ke dalam bentuk aksi nyata yang memberikan dampak konkret bagi umat, masyarakat, dan agama. Hanifuddin menginginkan setiap kader Pemuda Hidayatullah tumbuh menjadi figur yang berdaya secara spiritual, matang secara intelektual, serta lincah dalam melakukan eksekusi program di lapangan
.

Lebih lanjut dalam orasi strategisnya, Hanifuddin memaparkan cetak biru masa depan organisasi melalui empat pilar grand design Pemuda Hidayatullah untuk periode jangka panjang tahun 2026–2040. Empat pilar utama tersebut meliputi standardisasi pelatihan kepemimpinan, pembinaan karakter yang berkelanjutan, peningkatan daya baca atau literasi kader, serta penugasan kader secara profesional dan proporsional di berbagai lini strategis bangsa. Visi besar kepemudaan ini pun mendapat sambutan hangat serta dukungan penuh dari pemerintah daerah. Anwar Sadat, S.P., selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum yang mewakili Wali Kota Bontang, mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah serius menggodok Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan sebagai bentuk komitmen regulasi untuk memfasilitasi pengembangan kapasitas generasi muda lokal. Anwar juga mengingatkan dengan penuh kepedulian bahwa momentum bonus demografi yang tengah dihadapi bangsa Indonesia saat ini harus dikelola dengan manajemen yang matang dan visioner, agar potensi besar tersebut tidak berbalik menjadi bencana demografi di masa depan. Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar forum Rakerwil ini mampu menelurkan berbagai program kerja yang inovatif, aplikatif, serta bersentuhan langsung dengan kebutuhan riil masyarakat luas.

Melengkapi dimensi taktis organisasi, penguatan dari sisi nilai-nilai spiritual dan filosofis disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Timur, Ustaz Hizbullah Abdullah Said. Dalam refleksi mendalamnya, beliau memaparkan dinamika tantangan global serta pergeseran konstelasi dunia yang menuntut kesiapan mentalitas spiritual dan ketajaman intelektual dari para pemuda Muslim hari ini. Ustaz Hizbullah menggarisbawahi bahwa kolaborasi antaranak bangsa merupakan kunci utama yang bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar lagi dalam proses membangun kejayaan bangsa. Ia menegaskan bahwa tugas utama Pemuda Hidayatullah adalah merajut sinergi dan membangun jembatan kolaborasi dengan berbagai elemen strategis lainnya dalam rangka mendakwahkan serta memperjuangkan nilai-nilai kebaikan, sebab di era modern ini tidak ada satu pihak pun yang mampu berjalan sendirian untuk melahirkan generasi emas Indonesia. Sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara pembukaan yang penuh khidmat tersebut, PW Pemuda Hidayatullah Kalimantan Timur memberikan apresiasi berupa penghargaan (reward) kepada beberapa Pengurus Daerah (PD) yang sukses menunjukkan performa tata kelola dan kinerja terbaik sepanjang masa Musyawarah Wilayah (Muswil) hingga pra-Rakerwil. Pemberian penghargaan ini sengaja dirancang untuk memacu iklim kompetisi yang sehat, positif, dan kompetitif, sekaligus sebagai upaya berkesinambungan dalam meningkatkan profesionalisme administrasi serta manajerial di internal organisasi.

Adapun daftar pengurus daerah berprestasi yang berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut di antaranya adalah PD Pemhida Bontang yang dinobatkan sebagai penerima penghargaan kategori Tata Kelola Organisasi Terbaik atas kerapihan administrasinya. Selanjutnya, penghargaan kategori Dedikasi dan Pengembangan Organisasi Terbaik berhasil diraih oleh PD Pemhida Kutai Barat atas kegigihannya memperluas jaringan gerakan. Sementara itu, untuk lini syiar dan digital, PD Pemhida Penajam Paser Utara sukses mengamankan penghargaan kategori Media dan Publikasi Terbaik berkat keaktifannya mengedukasi publik di dunia maya. Terakhir, penghargaan kategori Jangkauan Gerakan Bersih-Bersih Masjid Terbanyak dan Kepedulian Lingkungan Terbaik berhasil disabet oleh PD Pemhida Berau sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi sosial nyata mereka yang paling dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput.



Tags

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama