Pemuda Hidayatullah Dukung Langkah Tegas Mentan Amran Berantas Mafia Pangan
JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak ratusan perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa untuk memperkuat ketahanan pangan bangsa. Dalam pertemuan yang berlangsung di rumah kediamannya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (02/08/2026), Mentan menantang para generasi muda untuk berani terjun langsung mengelola lahan-lahan kosong menjadi lahan pertanian produktif.
Guna mendukung komitmen tersebut, Kementan siap memberikan dukungan penuh berupa penyediaan bibit hingga peralatan pertanian modern. Mentan Amran menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki potensi luar biasa yang siap dikembangkan oleh para pemuda, mahasiswa, maupun masyarakat luas.
Amran memberikan penekanan moral terkait pentingnya kemandirian, integritas, etos kerja keras, dan kedisiplinan. Ia mengimbau para generasi muda untuk meninggalkan ketergantungan pada "mental proposal" atau bantuan instan, serta membuktikan komitmen nyata dalam aksi di lapangan.
"Pemuda hari ini harus mandiri dan punya integritas! Buang jauh-jauh yang namanya 'mental proposal' atau cuma berharap bantuan instan. Tunjukkan etos kerja keras dan kedisiplinan kalian lewat aksi nyata langsung di lapangan untuk bangsa ini."
Selain mendorong regenerasi petani muda, Amran juga menegaskan komitmennya untuk bergerak memberantas mafia pangan yang selama ini menggerogoti dan mengambil hak-hak rakyat. Namun, ia menyadari bahwa tugas besar ini tidak bisa dipikul seorang diri atau hanya oleh satu kementerian semata. Oleh karena itu, Mentan mengajak seluruh pemuda, mahasiswa, dan pelajar untuk ikut ambil bagian dan berdiri di garis depan dalam mengawal penertiban pengelolaan pangan di tanah air demi keutuhan Merah Putih.
"Insya Allah, doakan. Demi merah putih, demi bangsa Indonesia. Jadi bukan saja kami tindak di luar yang korupsi yang mafia, juga dalam Pertanian kami bersihkan. Kami dapat, kami beresin. Jadi ya doakan," ujar Amran. Langkah ketat di internal Kementan ini sejalan dengan rekam jejak kepemimpinannya yang sebelumnya tak segan mencopot oknum pejabat yang terlibat kasus pemerasan alat mesin pertanian (alsintan) hingga penyewaan lahan negara tanpa izin.
Langkah berani serta ajakan kolaborasi dari Mentan Amran ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari elemen kepemudaan. Salah satunya adalah Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Haniffudin Chaniago, yang dengan tegas mengapresiasi langkah Kementerian Pertanian dalam mengurai berbagai permasalahan negara, salah satunya memberantas para mafia pangan yang selama ini merugikan rakyat.
"Kami sangat mengapresiasi langkah tegas Kementerian Pertanian yang di pimpin oleh Pak Amran. Kami dari Pemuda Hidayatullah sangat mendukung dan siap mengawal Kementerian Pertanian dalam memberantas mafia-mafia yang selama ini hanya menguntungkan dirinya sendiri. Kita doakan Pak Amran Sulaiman dan seluruh tim selalu dalam keadaan sehat, istiqomah, dan dalam lindungan Allah SWT," ungkap Haniffudin.
Lebih lanjut, Hanif juga mengapresiasi pola komunikasi Mentan Amran Sulaiman yang sangat responsif dan memberikan solusi konkret atas berbagai persoalan di lapangan, mulai dari ketersediaan pupuk hingga penyediaan fasilitas pascapanen. Menurutnya, respons cepat dan sikap akomodatif Mentan Amran memberikan keyakinan penuh bagi organisasi kepemudaan untuk siap menjadi mitra strategis pemerintah.
Selain Itu, tokoh muda asal Minang tersebut juga mengajak seluruh elemen pemuda dan mahasiswa untuk bergerak bersama mendukung penuh program-program strategis pemerintah. Selain itu, ia mengimbau generasi muda agar aktif memberikan edukasi positif dan membangun kepada masyarakat demi terwujudnya kedaulatan pangan yang berkelanjutan.