News Breaking
PHTV
wb_sunny

Breaking News

Pemuda Hidayatullah Terima Bantuan Combine Harvester Kementan, Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Ketahanan Pangan

Pemuda Hidayatullah Terima Bantuan Combine Harvester Kementan, Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Ketahanan Pangan

TOLITOLI — Sektor pertanian membutuhkan generasi baru. Di tengah tantangan regenerasi petani dan kebutuhan memperkuat ketahanan pangan nasional, keterlibatan anak muda menjadi semakin penting.

Semangat inilah yang terus didorong Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman, yang mengajak generasi muda untuk berani terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, pertanian tidak hanya menjadi bagian penting dalam mewujudkan swasembada pangan, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut, Pemuda Hidayatullah menerima bantuan satu unit mesin combine harvester dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Mesin pertanian tersebut akan dioperasikan di Desa Tinigi, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, untuk mendukung aktivitas panen masyarakat sekaligus membuka ruang keterlibatan pemuda dalam pengembangan usaha pertanian.

Bantuan ini diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan alat produksi. Lebih dari itu, combine harvester tersebut diharapkan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi pemuda dan petani, meningkatkan efisiensi proses panen, memperluas manfaat usaha pertanian, serta mendorong tumbuhnya ekosistem pertanian yang lebih produktif.

Dari Pemuda, Untuk Ketahanan Pangan

Pemuda Hidayatullah memandang pertanian sebagai salah satu ruang strategis untuk menghadirkan kebermanfaatan langsung di tengah masyarakat.

Keterlibatan pemuda dalam sektor pertanian sekaligus menjadi jawaban atas pentingnya regenerasi petani. Anak muda tidak cukup hanya menjadi penonton perkembangan pertanian, tetapi perlu hadir sebagai pelaku, penggerak, inovator, sekaligus pengusaha pertanian.

Karena itu, bantuan combine harvester ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun model pemberdayaan pemuda berbasis pertanian yang produktif dan berkelanjutan di Tolitoli.

Ketua Umum Pemuda Hidayatullah, Haniffudin Chaniago, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman serta Kementerian Pertanian atas perhatian dan dukungannya kepada generasi muda, khususnya Pemuda Hidayatullah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, atas perhatian dan dukungan kepada anak-anak muda, khususnya Pemuda Hidayatullah. Bantuan ini merupakan amanah yang akan kami optimalkan agar memberikan manfaat bagi pemuda dan para petani,” ujarnya.

Haniffudin menegaskan, bantuan tersebut akan diarahkan untuk memperkuat produktivitas pertanian sekaligus membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kami ingin anak muda tidak hanya berbicara tentang ketahanan pangan, tetapi ikut bekerja dan mengambil peran di dalamnya. Anak muda harus berani masuk ke sektor pertanian, menguasai teknologi, mengelola usaha, dan menjadi bagian dari solusi pangan bangsa,” katanya.

Menurutnya, kehadiran mesin combine harvester di Desa Tinigi dapat menjadi momentum untuk mempertemukan semangat kepemudaan, teknologi pertanian, dan pemberdayaan masyarakat.

Pemuda Hidayatullah juga berharap dukungan pemerintah terhadap generasi muda di sektor pertanian dapat terus diperluas, sehingga semakin banyak anak muda yang memiliki akses terhadap teknologi, pendampingan, permodalan, dan peluang usaha pertanian.

“Pertanian membutuhkan anak muda. Indonesia membutuhkan generasi yang mau bekerja di sektor pangan. Karena itu, kami ingin menjadikan bantuan ini sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan pemuda yang produktif, mandiri, dan berdaya,” tegas Haniffudin.

Bagi Pemuda Hidayatullah, ketahanan pangan bukan hanya persoalan produksi, tetapi juga tentang menyiapkan generasi yang mampu menjaga keberlanjutan pangan bangsa.

Dari Desa Tinigi, semangat itu diharapkan tumbuh: pemuda bergerak, petani berdaya, pangan terjaga, dan Indonesia semakin mandiri.

Tags

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama