Upgrading Da’i Pemuda Hidayatullah Bali Dorong Kesiapan Kader Berkiprah di Level Internasional
Pemuda Hidayatullah Bali menggelar kegiatan Upgrading Da’i sebagai upaya penguatan kapasitas, wawasan, dan visi dakwah pemuda dalam merespons tantangan zaman yang semakin global. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.
Dalam kegiatan tersebut, Pemuda Hidayatullah Bali menghadirkan Rizky Umar Anderson Goncalves, santri Hidayatullah Denpasar yang saat ini menempuh pendidikan di Quanzhou Normal University, Republik Rakyat Tiongkok, sebagai pemateri.
Ia berbagi pengalaman dan pandangan terkait realitas dakwah, dunia pendidikan, serta peran strategis pemuda Muslim di tingkat internasional.
Mengusung tema “Pemuda Hidayatullah Harus Siap Berkiprah di Dunia Internasional”, Rizky menekankan pentingnya kesiapan mental, intelektual, dan spiritual kader Pemuda Hidayatullah agar mampu tampil sebagai duta dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Menurutnya, globalisasi tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai ladang amal dan medan perjuangan baru bagi kader dakwah yang memiliki identitas keislaman yang kuat.
Ia juga menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing, wawasan lintas budaya, serta akhlak yang mulia merupakan bekal utama bagi pemuda Hidayatullah untuk berinteraksi dan berkontribusi di kancah global.
Pengalaman selama menempuh pendidikan di luar negeri, lanjutnya, menjadi pelajaran penting tentang menjaga jati diri, kedisiplinan, dan semangat dakwah di tengah masyarakat multikultural.
Kegiatan upgrading ini menjadi ruang refleksi sekaligus motivasi bagi peserta untuk memperluas cakrawala perjuangan dakwah.
Ditekankan bahwa dakwah Pemuda Hidayatullah tidak dibatasi oleh wilayah geografis, melainkan terpanggil untuk hadir di mana pun umat dan nilai-nilai kemanusiaan membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, Pemuda Hidayatullah Bali diharapkan semakin siap melahirkan da’i-da’i muda yang berdaya saing global, berakar kuat pada manhaj perjuangan Hidayatullah, serta mampu menjadi representasi Islam yang berakhlak, cerdas, dan solutif, baik di tingkat nasional maupun internasional.
