News Breaking
PHTV
wb_sunny

Breaking News

Literasi Jadi Kunci, Pemuda Hidayatullah Didorong Jadi Penggerak Bangsa

Literasi Jadi Kunci, Pemuda Hidayatullah Didorong Jadi Penggerak Bangsa

 


MALANG — Sekretaris Jenderal DPP Hidayatullah, Dr. Nanang Noerpatria, M.Pd, mengajak Pemuda Hidayatullah untuk memperkuat literasi di tengah era disrupsi. Ajakan itu disampaikan saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama Pemuda Hidayatullah 2026, Selasa, 5 Mei 2026.

Rakernas yang dirangkai dengan Training of Trainer Leadership Training Center (LTC) tersebut berlangsung pada 1–5 Mei 2026 di International Islamic Boarding School Putri Ar-Rohmah, Malang, Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Nanang menyoroti tema “Pemuda Penggerak Bangsa” yang diusung dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, tema itu singkat, namun sarat makna dan harapan besar terhadap peran strategis pemuda.

“Untuk menjadi penggerak bangsa, literasi harus diperkuat. Pemuda perlu memiliki wawasan luas dan daya pikir mendalam agar langkah yang diambil lebih terukur dan sistematis,” kata Nanang.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan pemuda dalam menghadapi perkembangan teknologi. Menurutnya, modernisasi manajemen dakwah menjadi kebutuhan mendasar ke depan, seiring dengan tantangan zaman yang semakin kompleks.

Selain itu, penguatan ekonomi berbasis komunitas dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam membangun kemandirian umat. “Pemuda harus melek teknologi dan mampu mengelola dakwah secara profesional dan adaptif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Departemen Kaderisasi Pemuda Hidayatullah, Muhammad Agung, menyatakan bahwa program Leadership Training Center (LTC) dirancang sebagai respons atas berbagai tantangan bangsa, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang unggul.

“Kami ingin melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berdaya, dan mampu menjadi penggerak perubahan. Mereka diharapkan menjadi pionir kemajuan bangsa sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya,” kata Agung.

Menurut dia, melalui LTC, Pemuda Hidayatullah berupaya menciptakan kader-kader yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga komitmen kuat dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia.

Rakernas ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan arah gerak organisasi dalam menyiapkan pemuda yang adaptif, berintegritas, dan berdampak di tengah masyarakat./Faruq



Tags